Tampilkan postingan dengan label sakit kepala. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sakit kepala. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Januari 2013

6 Cara Agar Terhindar dari Sakit Kepala

img 
Sakit kepala dialami hampir oleh semua orang mulai dari anak-anak hingga dewasa. Sakit kepala terkadang makin sering muncul ketika seseorang merasa stres, kepala dipenuhi pikiran atau mengonsumsi makanan tertentu. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko sakit kepala. Berikut enam cara tersebut, seperti yang dikutip dari Discoverchannel.


1. Kurangi Stres
Walaupun menghindari stres adalah mustahil tapi Anda bisa mengurangi dampaknya. Pelajari cara untuk melawannya seperti memutar kaset untuk relaksasi, mandi dalam waktu lama, pijat atau segala sesuatu yang dapat meminimalkan dampak dari stres pada tubuh Anda.

2. Stop merokok dan Minum Alkohol
Merokok merupakan faktor penyebab untuk beberapa jenis sakit kepala. Bahkan asap rokok atau cerutu dapat memicu sakit kepala bagi beberapa orang. Begitu juga dengan bir atau wine, minuman beralkohol tertentu juga memicu sakit kepala bagi banyak orang.

3. Jaga Mata
Berlama-lama di depan komputer selama seharian dapat menyebabkan mata lelah yang memicu tekanan ke kepala. Beberapa orang memakai kacamata khusus untuk menghindari efek tersebut.

4. Hindari Ketergantungan Obat
Ada baiknya Anda menghindari ketergantungan pada obat-obat bebas yang mudah dibeli di pasaran. Jika Anda harus meminum dosis yang maksimum lebih dari 2-3 kali seminggu lebih baik datang saja ke dokter, karena minum obat tidak selamanya ampuh untuk membebaskan diri dari sakit kepala. Apalagi terlalu sering minum obat-obatan malah akan mengganggu lambung.

5. Makanlah Secara Teratur
Mengabaikan waktu makan dapat memicu sakit kepala buat sebagian orang. Konsumsilah makanan sehat yang kaya karbohidrat dan rendah lemak serta minum banyak air untuk mencegah Anda dari dehidrasi.

6. Duduk Tegak Lurus
Cara menelepon, membawa tas, duduk di belakang mobil dengan posisi yang salah kadang menjadi pencetus sakit kepala karena bisa menimbulkan kejang otot, leher dan bahu yang kemudian mengacu pada ketegangan di kepala. Usahakan jaga badan dalam posisi tegak saat melakukan berbagai aktivitas.

Kenali 4 Jenis Sakit Kepala dan Penyebabnya

img Anda mungkin pernah mengalami sakit kepala, baik yang ringan sampai nyeri yang luar biasa. Tapi tahukah Anda kalau sakit kepala sendiri memiliki beragam jenis? Tentu saja cara menghadapinya pun berbeda. Jangan sampai Anda salah mengenali sehingga sakit bertambah parah. Untuk itu, kenali jenis sakit kepala dan juga penyebabnya yang dilansir dari Health berikut ini. 
 

1. Sakit karena Ketegangan di Kepala (Tension)
Sakit kepala jenis ini paling umum dialami. Umumnya disebabkan ketegangan otot di bagian kepala, bahu dan belakang leher. Untuk gejalanya, diawali dengan rasa sakit yang akut pada otot di area leher dan pundak. Ketegangan otot ini bisa disebabkan oleh posisi tubuh yang kurang nyaman, stres dan kelelahan.

Untuk mengatasinya, Anda bisa konsumsi obat penghilang nyeri yang dijual bebas dipasaran, tentunya dengan dosis yang dianjurkan. Atau mulailah melakukan meditasi, gerakan yoga ringan, dan banyak istirahat agar otot lebih relaks dan kendur.

2. Sakit Kepala Migrain
Sakit kepala migren sering digambarkan sebagai sakit kepala yang hebat, berdenyut dan menyerang kepala pada satu sisi. Migrain adalah kondisi neurologis yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah karena adanya perubahan serotonin. Sakit dimulai dengan rasa nyeri yang hebat atau kepala terasa berdenyut, menjadi terganggu terhadap cahaya, bahkan bisa sampai mual atau muntah.

Sakit kepala ini bisa disebabkan karena stres, perubahan hormon, perubahan kondisi yang tidak menentu, bahkan beberapa jenis makanan juga dapat memicu terjadinya migrain. Untuk menguranginya Anda dapat mengonsumsi obat-obatan yang dijual di pasaran, atau mintalah obat-obatan dengan resep dokter jika migren sudah terasa sangat parah dan sering terjadi.

3. Sakit Kepala Sinus
Sakit kepala sinus kadang sering tertukar dengan sakit kepala migren. Sakit kepala sinus disertai dengan sinusitis (peradangan pada selaput lendir), dan membuat nyeri yang mendalam di tulang pipi, dahi, atau hidung. Segera konsultasikan dengan dokter bila sakit kepala sering terjadi, dan mintalah resep obat-obatan sinus untuk mengurangi sakitnya.

4. Sakit Kepala Cluster
Sakit kepala jenis ini menyebabkan nyeri yang luar biasa dan biasanya terjadi pada pria. Gejala yang dialami berupa sakit yang luar biasa, biasanya di sekitar mata, tapi dapat merambat pada area lain di wajah, kepala, leher dan pundak, Keluar air mata secara berlebihan, Lendir atau basah pada lubang hidung, Ukuran pupil yang mengecil dan kelopak mata yang layu.

Apa saja penyebabnya? Sakit kepala cluster umumnya disebabkan karena konsumsi alkohol, atau juga sering terjadi pada perokok. Untuk mengatasinya, Anda bisa mulai mengurangi kebiasaan merokok dan minum alkohol. Jika masih sering terjadi, segera temui dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.